Perkembangan Ekonomi Islam :

Sebuah Upaya Pencapaian Dual Economic System
Kondisi Ekonomi Islam

  • Populasi Umat Islam sekitar 19% dari total Dunia
  • Gabungan GDP negara-negara OKI hanya sebesar US$ 1.7 Trilyun ( 8%) terhadap Global Ekonomi.
  • Total Perdagangan dinegara Islam hanya 7-8 persen dari perdagangan internasional.

Potensi Ekonomi Islam

  • Pencapaian secara bertahap pasar bersama negara muslim melalui perjanjian perdagangan bebas lintas regional dan subregional yang mencakup 57 negara OKI. (World Islamic Economic Forum 2005)
  • Jumlah Negara IDB 55 negara dengan total pembiayaan mencapai US $ 27.2 Billion ( IDB 2005 )
  • Aset Total LKS mencapai lebih USD 300 Miliar dengan pertumbuhan rata-rata 15% ( AAOIFI 2005 )

Perkembangan Ekonomi Islam di Indonesia

  • Perkembangan Ekonomi Islam di Indonesia secara formal dimulai tahun 1992 pada saat didirikannya bank syariah pertama dan serius dikembangkan mulai tahun 1998
  • Indonesia menjadi late comer dalam pengembangan ekonomi Islam dunia?

Faktor Penyebab Keterlambatan
- Perbedaan pandangan tentang bunga
¨ Halal/subhat/haram ?
- Pertimbangan sosial politik
¨ Heterogenitas
¨ Tanggung jawab label Islam/Syariah
¨ Sejarah Bangsa
- Kendala dasar hukum

Nilai Tukar :
Pergeseran fungsi uang fiat à Spekulasi

  • “pada tahun 1975, sekitar 80% dari transaksi di pasar Valas adalah melibatkan aktivitas bisnis di sektor riel, yaitu transaksi yang benar-benar menghasilkan barang dan jasa. Sisanya 20% dari transaksi di tahun 1975 adalah bersifat spekulatif. Hari ini, transaksi di pasar Valas yang melibatkan sektor riel turun menjadi 2,5% dan selebihnya 97,5% adalah transaksi spekulatif”. (Lietaer (1997)
  • Volume Transaksi di pasar uang USD 1.5 Trilyun sehari. Bandingkan dengan total perdagangan dunia disektor riil yang hanya sebesar USD 6 Trilyun per tahun. ( UNDP 2000)

Emas Sebagai Mata Uang

  • Nilai (harga) emas tidak pernah mengikuti hukum ekonomi sebagaimana digambarkan oleh kurva penawaran dan permintaan (supply and demand curves). Selama kurun 1988-1997, dunia mengalami defisit pasokan emas sebanyak rata-rata 319 ton per-tahun, tapi harganya tetap relatif stabil. Malah, pada kurun 1994-1997, saat dunia mengalami defisit emas sebesar 348%, harganya justru turun 14%.
  • Beberapa Negara Seperti Malaysia, Iran, dan Juga IDB telah menerapkan penggunaan Dinar dalam transaksi perdagangan internasional

Sifat Mata Uang Emas

  • Stable
  • Nominal = intrinsik
  • Portable
  • Sebagai comodity currency, transaksi perdagangan internasional dapat menggunakan pemindahan rekening di IDB
  • Divisible
  • Dapat dipecah. Untuk transaksi kecil dapat menggunakan campuran emas dan logam lain dengan menyatakan nisbah secara transparan à mencegah bad money drives out good money
  • Durable
  • Sifatnya sebagai logam mulia